(021) 8269 3450
DARI BIMTEK PERPUSTAKAAN BOGOR, MENIMBA WAWASAN KE UPT PERPUSIDIGIT IBM BEKASI

DARI BIMTEK PERPUSTAKAAN BOGOR, MENIMBA WAWASAN KE UPT PERPUSIDIGIT IBM BEKASI

DARI BIMTEK PERPUSTAKAAN BOGOR, MENIMBA WAWASAN KE UPT PERPUSIDIGIT IBM BEKASI


Penulis: Dike Rinatulliza

(UPT Perpustakaan STIKES Pelita Ilmu Depok, Jawa Barat)


Bogor terkenal dengan dijulukan “Kota Hujan”. Pada Senin hingga Rabu, 1-3 Juli 2024 di hujani para Pustakawan yang membanjiri area Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi (P3T) di Wilayah Kerja Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Jawa Barat, yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bertempat di The Mirah Hotel Bogor, Jawa Barat.


Tujuan dari kegiatan ini yakni, Memberikan gambaran dan pemahaman proses akreditasi perpustakaan perguruan tinggi; Perencanaan dan strategi pengembangan perpustakaan; Penguatan dan Pemberdayaan Pustakawan dan non Pustakawan, dan Networking antarperpustakaan perguruan tinggi se-Jawa Barat.




Dalam BIMTEK ini, tampak hadir Adin Bondar sebagai Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan (Perpusnas RI) , Rudiyana sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Supriyanto sebagai Plt. Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi,  dan Tiko Dhafin Rizky sebagai Wakil Ketua Umum I Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia. Peserta yang hadir 49 orang perwakilan dari unsur Akademi,  Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas se-Jawa Barat. Salah satunya, STIKES Pelita Ilmu Depok yang diwakili Pustakawan Dike Rinarulliza.


"Perpustakaan saat ini tidak lagi hanya terbatas pada koleksi buku yang berjejer di rak-rak, teknologi terus berkembang, pesat, dan maju. Perpustakaan mesti adaptabel dengan era digitalisasi. sudah menjadi keharusan Pustakwan menguasai TIK. Berharap peserta Bimtek dapat menyambut program akreditasi perpustakaan di masing-masing perguruan tinggi” tandas Adin Bondar.




Sementara itu, pada sesi paparan panel yang dipandu Risna Widiastuti (Kepala Bidang Pepustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor). Paparan Supriyanto menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam pengelolaan perpustakaan ialah Kepala perpustakaan masih sering dijabat oleh non-pustakawan; tenaga perpustakaan yang minim memiliki latar pendidikan di bidang perpustakaan atau menjadi pustakawan.


"Walaupun demikian, tenaga non pustakawan dapat dikembangkan melalui diklat pustakawan bersertifikat, ini akan dapat menunjang pengelolaan perpustakaan" ungkap Supriyanto.




Narasumber lainnya,  Tiko Dhafin Rizky menyampaikan perkembangan dan program FPPTI, bahwa saat ini jaringan FPPTI struktur di Wilayah/Daerah baru mencakup 29 wilayah di Indonesia. Ia sangat mendukung program akreditasi dipercepat dan terukur, standar akreditasi perpustakaan dengan 9 komponen dapat dilakukan dengan mudah.


“Dengan era digitalisasi yang cukup pesat ini, Pemustaka yang dulunya harus datang ke perpustakaan setiap hari, sekarang bisa mengakses perpustakaan dari mana saja dan kapan saja, the Library comes to you" ungkap Tiko.




Pada sesi kedua, Ketua Kelompok Kerja Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi, Monalisa Silvia Maretta memberikan penjelasan terkait proses akreditasi perpustakaan perguruan tinggi.


"Bila dirasa berat dalam proses akreditasi perpustakaan, Mulailah dari sekarang dengan mencicil dokumen-dokumen yang menjadi prasyarat 9 komponen akreditasi agar nanti proses akreditasi menjadi lebih mudah dan cepat" ujar Monalisa.


Dike Rinarulliza Pustakawan STIKES Pelita Ilmu Depok sangat mobile dalam mengikuti Bimtek P3T, aktif dalam diskusi dan fokus menyimak materi-materi. Mengharapkan agar pelaksanaan  Bimtek lebih banyak dan berkesinambungan, karena kegiatan serupa dapat membantu para pustakawan untuk mengembangkan perpustakaan perguruan tinggi masing-masing.




“Saya merasa senang bisa mengikuti Bimtek ini, dan sangat memotivasi diri untuk memanaj perpustakaan membuat daya tarik mahasiswa untuk membaca lebih banyak lagi dan betah berlama-lama di perpustakaan. Insya Allah akan berkunjung ke UPT Perpustakaan dan Publikasi Digital Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, untuk belajar berbagai hal” kesan Dike.


“Salam Literasi!


Editor, Dok. Foto:

Yoni Haris Setiawan (UPT Perpusidigit IBM Bekasi)




Share This

Comments